lahir amil-amil zakat yang semakin kompeten, berintegritas, dan mampu menghadirkan lebih banyak kebaikan bagi masyarakat.
Mengusung tema “Basic Class Fondasi Kompetensi dan Karakter Amil Zakat Profesional”, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menguatkan kapasitas para amil dan mitra dalam menjalankan amanah umat.
Membangun karakter amil zakat yang profesional, amanah, dan berorientasi pada kebermanfaatan memerlukan integrasi antara pemahaman fikih yang kuat, tata kelola modern, dan sertifikasi profesi. Pengelolaan zakat harus berfokus pada pengentasan kemiskinan dan kemaslahatan umat

Bersama Coach Arif Nurhayadi, para peserta dibimbing untuk memahami dasar-dasar fundraising, membangun karakter amil yang profesional, amanah, dan berorientasi pada kebermanfaatan.
Berikut adalah langkah-langkah strategis untuk membentuk karakter amil yang unggul:
1. Menjunjung Tinggi Integritas dan Amanah
- Transparansi dan Akuntabilitas: Seluruh penghimpunan dan penyaluran dana umat harus dilaporkan secara terbuka dan dapat diaudit.
- Tata Kelola Syariah: Menjalankan tugas sesuai dengan prinsip-prinsip syariat agar dana yang dikelola tepat sasaran dan halal

2. Profesionalisme Melalui Standardisasi
- Sertifikasi Kompetensi: Amil perlu memiliki sertifikasi profesi yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang pengelolaan zakat.
- Pelatihan Terstandar: Mengikuti program pengembangan kapasitas, baik teknis pengumpulan, pendistribusian, maupun pelaporan keuangan.
- Semoga melalui kegiatan ini, lahir amil-amil zakat yang semakin kompeten, berintegritas, dan mampu menghadirkan lebih banyak kebaikan bagi masyarakat.